Sunday, 23 June 2013

Resensi Film : If Only


 Karena belum nemu ilham untuk ngelanjutin cerita manapun dan aku udah kepengen nulis di blog jadi mending kita rensensi film aja.

Oke. sebelumnya mau nanya. Ada yang udah pernah nonton film ini?

Yang lagi galau gundah gulana dan lagi marahan sama sang pacar. Aku saranin banget untuk nonton film ini. Awal tahu film ini karena pas waktu liburan bingung mau nonton apa dan entah kenapa lagi pengen film yang melow-melow.
Film ini keluar tahun 2004. Para pemainnya Jennifer Love Hewitt sebagai Sam dan Paul Nichols sebagai Ian. Jadi ceritanya Sam dan Ian ini adalah sepasang kekasih. Sam adalah seorang guru musik sekaligus pemain biola sedangkan Ian adalah seorang eksekutif muda. Hubungan mereka akhir-akhir ini menjadi renggang. Ian merasa bosan kepada Sam sedangkan Sam merasa Ian sudah tidak peduli lagi dengannya. Semuanya berubah ketika Ian bertemu dengan seorang supir taksi yang berkata-kata aneh kepadanya saat Ian dalam perjalanan menuju ke tempat konser Sam. Setelah konser tersebut Ian dan Sam bertengkar. Saat itu hujan deras dan Sam sudah masuk ke dalam taksi. Sam bertanya apakah Ian akan ikut bersamanya, tapi Ian menolak. Naas, Sam tewas karena taksi yang di tumpanginya mengalami kecelakaan. Ian merasa depresi dan menyesal. Well, kata-kata 'penyesalan selalu datang belakangan' that's always right. Tapi beruntungnya Ian. Ia di berikan kesempatan kedua. Ian kembali ke hari dimana kecelakaan itu belum terjadi dan Sam masih hidup. So, bagaimana akhirnya??? apakah Ian berhasil 'menyelamatkan' Sam. wanita yang dicintainya.

Banyak banget pesan yang aku tangkep pas nonton film yang berhasil bikin aku sesegukan ini. Pertama, jangan pernah melakukan sesuatu yang akan kamu sesali nantinya. Kedua, manfaatkanlah waktu semaksimal mungkin dengan orang-orang yang kamu cintai, karena waktu tidak akan berbaik hati untuk mundur dan kembali ke masa itu. Ketiga, Kita pasti akan rela ngelakuin apa saja agar kita tidak akan kehilangan orang yang kita cintai.
Kata-kata yang bagus banget dari film ini: He Loved Her Like There Was No Tommorow.
Yup, Jadi, Cintailah orang yang kamu cintai seakan nggak ada hari esok. So deeeepppp.... hiks :'(

Pesannya, siapin tisu dan hati-hati mata merah akibat sering menangis. Jadi, Selamat Menonton! Semoga resensinya berguna untuk milih film bagus. apalagi kalau nggak salah sekarang lagi libur sekolah (bagi yang ikutan libur)

No comments:

Post a Comment